Pada waktu itu, aku sedang jalan-jalan di mall di Yogya. Dan di mall itu ternyata ada pameran yang diadakan oleh OJK, peserta pamerannya adalah kantor-kantor broker sahami & reksadana yang ada di Yogya (dan mungkin sekitarnya).
Ada pameran, lihat-lihat dong, iseng tanya-tanya, ikut kuis, dapet bolpen, notebook, dan barang-barang kecil lainnya.. asyik deh. Dan kemudian, di satu stand broker, ditawari untuk buka account saat itu juga.
"Mumpung pameran mbak, pendaftarannya gratis, uang deposit pertamanya juga sangat ringan. Besok kalau enggak pameran, depositonya kembali ke nominal yang normal. Kalau daftar sekarang dapet goodie bag dan boneka juga!"
Kata gratis, dan dapet boneka itu sangat catching di telingaku.. hehe..
Bonekanya lucu... bentuk kerbau atau banteng, ada tanduknya, dan pakai baju bertuliskan "yuk nabung saham". Gratis!
Akhirnya iseng tanya. Emang biaya depositonya berapa mbak kalo pas pameran?
jawaban si embak : 100 Ribu. Dan 100Ribu ini nanti akan masuk ke rekening langsung. Jadi bukan biaya untuk kami.
Serius?? bisa buka account saham dengan 100 Ribu? dapet boneka lucu and goodie bag juga?
Mauuuu!!!
Akhirnya aku memutuskan untuk buka account saham. Dan langsung di proses sama si embak disaat itu juga. Langkah-langkahnya hampir sama seperti buka rekening bank. Isi formulir sesuai KTP, copy NPWP (karena nggak bawa, besok menyusul), terus tandatangan di atas materai deh (materai mereka yg menyediakan).
Terus, karena ini nanti akan berhubungan dengan uang, mereka tanya aku ada account di bank apa? Aku jawab BCA.
Good, karena mereka bekerjasama dengan BCA juga.
Kenapa mereka nanya account tabunganku? Ternyata, kalau kita mau jual beli saham, kita akan dibuatkan rekening bank khusus atas nama kita sendiri. Kemudian kita transfer uang yang mau kita pakai beli saham ke rekening baru (atas nama kita) itu. Jadi nggak ada lagi cerita setor uang ke rekening broker. Rekening ini khusus untuk jual beli saham aja..
Rekening bank lagi? ada biaya adminnya dong?
Tenang aja... rekening bank khusus saham di BCA ini bebas biaya administrasi kok ^_^ jadi no need to worry.
OK.. segitu dulu cerita singkat tentang bagaimana awalnya aku bisa nyemplung di dunia saham.
Gara-gara kepengen boneka gratis. Capedeeehhhh..
Oh iya, broker yang aku bicarakan ini adalah Valbury ^_^
13 November 2017
16 February 2017
Mencairkan Reksadana Saham di Commonwealth
Mari kita cairkan Reksadana kita...
Inget enggak, saya pernah cerita bahwa saya punya reksadana saham?
Ceritanya bisa dibaca di sini...
Sekedar refreshing... reksadana ada beberapa macam. Dan reksadana saham adalah jenis RD yang paling agresif. Kalo beli yang kinerjanya bagus, ya bisa dapet untung tinggi. Kalau enggak pas yang bagus, duit kita enggak berkembang. Segitu2 aja.. Klo pas apes bahkan bisa berkurang..
Nah, singkat cerita.. akhir tahun 2016 reksadana saya, saya jual. Saya cairkan.
Prosesnya gimana?
1. Dateng ke CS Commonwealth (RD saya di Commonwealth )
2. Bilang ke mbak CS kalau mau cairin RD. Lalu kita diminta isi form. Salah satu yg ditanyakan adalah no rekening tujuan. Uang hasil pencairan mau ditrasnfer kemana? Aku isi no rek tabungan commonwealth ku.
3. Pulang deh... mampir beli lotek belakang Galeria biar nggak pingsan kelaparan di jalan ^_^
4. Tinggal tunggu, kalo ga salah 5 hari kerja aku dapet sms dari commonwealth bahwa ada uang masuk ke rekening ku. (jadi ga bisa langsung hari itu cair ya.. mesti nunggu beberapa hari)
So far aku suka dengan pelayanan mbak2 commonwealth Yogyakarta. Kenapa? Karena mereka ramah.
- Hellooowww... semua cs bank ramah kaleee... -
Hmmm.. menurutku enggak juga. Ada cs bank lain yg "terpaksa ramah" karena tuntutan pekerjaan.
Tapi di Commonwealth enggak. Mereka lebih dekat dgn cust (perasaanku ya..) Dan memang pengen membantu kita. kita dilayani dengan cepat tapi tidak terburu2. Tidak ada kesan "ayo buruan.. gantian cust selanjutnya...".
Itu yg aku suka. I hope they can keep up the good work.
Oh ya..
Apakah reksadanaku memberikan keuntungan?
Jawabannya : Alhamdulillah Iya
banyak enggak? : menurutku kurang banyak. Hahaha....
Terus kenapa dicairin? : duitnya mau dipakai cyin :P hehe..
sekian dulu cerita pencairan reksadana sahamku.
oh iya.. aku tidak mengajak/menganjurkan utk beli reksadana saham lhoo.. Apa yang kamu lakukan dengan uangmu adalah keputusanmu.
Yang saya ajak dan anjurkan adalah ayo berinvestasi. Dan apapun jenis investasinya, kenali resikonya. Jangan hanya membayangkan yang indah2 aja.. cari tau apa kemungkinan terburuk yg bisa terjadi pada uangmu.
Good luck!
Inget enggak, saya pernah cerita bahwa saya punya reksadana saham?
Ceritanya bisa dibaca di sini...
Sekedar refreshing... reksadana ada beberapa macam. Dan reksadana saham adalah jenis RD yang paling agresif. Kalo beli yang kinerjanya bagus, ya bisa dapet untung tinggi. Kalau enggak pas yang bagus, duit kita enggak berkembang. Segitu2 aja.. Klo pas apes bahkan bisa berkurang..
Nah, singkat cerita.. akhir tahun 2016 reksadana saya, saya jual. Saya cairkan.
Prosesnya gimana?
1. Dateng ke CS Commonwealth (RD saya di Commonwealth )
2. Bilang ke mbak CS kalau mau cairin RD. Lalu kita diminta isi form. Salah satu yg ditanyakan adalah no rekening tujuan. Uang hasil pencairan mau ditrasnfer kemana? Aku isi no rek tabungan commonwealth ku.
3. Pulang deh... mampir beli lotek belakang Galeria biar nggak pingsan kelaparan di jalan ^_^
4. Tinggal tunggu, kalo ga salah 5 hari kerja aku dapet sms dari commonwealth bahwa ada uang masuk ke rekening ku. (jadi ga bisa langsung hari itu cair ya.. mesti nunggu beberapa hari)
So far aku suka dengan pelayanan mbak2 commonwealth Yogyakarta. Kenapa? Karena mereka ramah.
- Hellooowww... semua cs bank ramah kaleee... -
Hmmm.. menurutku enggak juga. Ada cs bank lain yg "terpaksa ramah" karena tuntutan pekerjaan.
Tapi di Commonwealth enggak. Mereka lebih dekat dgn cust (perasaanku ya..) Dan memang pengen membantu kita. kita dilayani dengan cepat tapi tidak terburu2. Tidak ada kesan "ayo buruan.. gantian cust selanjutnya...".
Itu yg aku suka. I hope they can keep up the good work.
Oh ya..
Apakah reksadanaku memberikan keuntungan?
Jawabannya : Alhamdulillah Iya
banyak enggak? : menurutku kurang banyak. Hahaha....
Terus kenapa dicairin? : duitnya mau dipakai cyin :P hehe..
sekian dulu cerita pencairan reksadana sahamku.
oh iya.. aku tidak mengajak/menganjurkan utk beli reksadana saham lhoo.. Apa yang kamu lakukan dengan uangmu adalah keputusanmu.
Yang saya ajak dan anjurkan adalah ayo berinvestasi. Dan apapun jenis investasinya, kenali resikonya. Jangan hanya membayangkan yang indah2 aja.. cari tau apa kemungkinan terburuk yg bisa terjadi pada uangmu.
Good luck!
30 December 2015
Syarat Certificat de Coutume untuk menikah di Perancis (Update)
Hai hai hai..
Beberapa hari yang lalu aku check di website KBRI Paris Perancis, ada beberapa update tentang syarat pembuatan Certificat de Coutume untuk menikah di Perancis.
Mostly sih cuman tambahan keterangan untuk yang statusnya cerai (sudah pernah menikah sebelumnya).
Aku copy ya.. syarat-syarat membuat Certificat deCoutume ini :
C. Berkas yang diperlukan untuk Pernikahan di Perancis
Biar lebih afdol, ini dia keterangannya di website KBRI Paris Perancis klik di sini
Sekian dulu yaaa... Good luck!! ^_^
Beberapa hari yang lalu aku check di website KBRI Paris Perancis, ada beberapa update tentang syarat pembuatan Certificat de Coutume untuk menikah di Perancis.
Mostly sih cuman tambahan keterangan untuk yang statusnya cerai (sudah pernah menikah sebelumnya).
Aku copy ya.. syarat-syarat membuat Certificat deCoutume ini :
C. Berkas yang diperlukan untuk Pernikahan di Perancis
- Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir yang telah dilegalisir oleh Kemenhukham dan Kemenlu serta Kedubes Perancis di Jakarta.
- Surat Keterangan Belum Pernah Menikah yang dikeluarkan oleh Lurah, Kecamatan di Indonesia (sesuai dengan KTP) yang telah dilegalisir oleh Kementerian Hukum dan HAM dan Kemenlu serta Kedubes Perancis di Jakarta.
- Bagi yang sudah pernah kawin, Akte Cerai harus dilegalisir oleh Kementerian Hukum dan HAM dan Kemenlu serta Kedubes Perancis di Jakarta
- Surat izin Orang Tua yang menyatakan persetujuan anaknya menikah di Perancis dan dikeluarkan oleh Keluaran setempat. (tidak diperlukan bagi yang telah cerai).
- Fotokopi paspor Indonesia dan atau Carte de séjour
- Fotokopi bukti tempat tinggal calon suami/istri WN Perancis ( EDF, Gaz dll)
- Fotokopi paspor / ID calon suami/istri WN Perancis
- Surat Keterangan Pekerjaan calon suami/istri WN Perancis dari tempat bekerja
- Berdasarkan butir di atas, KBRI akan mengeluarkan Certificat de Coutume, dengan biaya 15€ (lima belas euros).
- Masa proses : 5 hari kerja.
Biar lebih afdol, ini dia keterangannya di website KBRI Paris Perancis klik di sini
Sekian dulu yaaa... Good luck!! ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)