16 February 2017

Mencairkan Reksadana Saham di Commonwealth

Mari kita cairkan Reksadana kita...

Inget enggak, saya pernah cerita bahwa saya punya reksadana saham?
Ceritanya bisa dibaca di sini...
Sekedar refreshing... reksadana ada beberapa macam. Dan reksadana saham adalah jenis RD yang paling agresif. Kalo beli yang kinerjanya bagus, ya bisa dapet untung tinggi. Kalau enggak pas yang bagus, duit kita enggak berkembang. Segitu2 aja.. Klo pas apes bahkan bisa berkurang..

Nah, singkat cerita.. akhir tahun 2016 reksadana saya, saya jual. Saya cairkan.
Prosesnya gimana?
1. Dateng ke CS Commonwealth (RD saya di Commonwealth )
2. Bilang ke mbak CS kalau mau cairin RD. Lalu kita diminta isi form. Salah satu yg ditanyakan adalah  no rekening tujuan. Uang hasil pencairan mau ditrasnfer kemana? Aku isi no rek tabungan commonwealth ku.
3. Pulang deh... mampir beli lotek belakang Galeria biar nggak pingsan kelaparan di jalan ^_^
4. Tinggal tunggu, kalo ga salah 5 hari kerja aku dapet sms dari commonwealth bahwa ada uang masuk ke rekening ku. (jadi ga bisa langsung hari itu cair ya.. mesti nunggu beberapa hari)

So far aku suka dengan pelayanan mbak2 commonwealth Yogyakarta. Kenapa? Karena mereka ramah.
- Hellooowww... semua cs bank ramah kaleee... -
 Hmmm.. menurutku enggak juga. Ada cs bank lain yg "terpaksa ramah" karena tuntutan pekerjaan. 
Tapi di Commonwealth enggak. Mereka lebih dekat dgn cust (perasaanku ya..) Dan memang pengen membantu kita. kita dilayani dengan cepat tapi tidak terburu2. Tidak ada kesan "ayo buruan.. gantian cust selanjutnya...".
Itu yg aku suka. I hope they can keep up the good work.

Oh ya..
Apakah reksadanaku memberikan keuntungan?
Jawabannya : Alhamdulillah Iya
banyak enggak? : menurutku kurang banyak. Hahaha....
Terus kenapa dicairin? : duitnya mau dipakai cyin :P hehe..

sekian dulu cerita pencairan reksadana sahamku.

oh iya.. aku tidak mengajak/menganjurkan utk beli reksadana saham lhoo.. Apa yang kamu lakukan dengan uangmu adalah keputusanmu.
Yang saya ajak dan anjurkan adalah ayo berinvestasi. Dan apapun jenis investasinya, kenali resikonya. Jangan hanya membayangkan yang indah2 aja.. cari tau apa kemungkinan terburuk yg bisa terjadi pada uangmu.

Good luck!

30 December 2015

Syarat Certificat de Coutume untuk menikah di Perancis (Update)

Hai hai hai..
Beberapa hari yang lalu aku check di website KBRI Paris Perancis, ada beberapa update tentang syarat pembuatan Certificat de Coutume untuk menikah di Perancis.
Mostly sih cuman tambahan keterangan untuk yang statusnya cerai (sudah pernah menikah sebelumnya).

Aku copy ya.. syarat-syarat membuat Certificat deCoutume ini :

C. Berkas yang diperlukan untuk Pernikahan di Perancis

  1. Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir yang telah dilegalisir oleh Kemenhukham dan Kemenlu serta Kedubes Perancis di Jakarta.
  2. Surat Keterangan Belum Pernah Menikah yang dikeluarkan oleh Lurah, Kecamatan di Indonesia (sesuai dengan KTP) yang telah dilegalisir oleh Kementerian Hukum dan HAM dan Kemenlu serta Kedubes Perancis di Jakarta.
  3. Bagi yang sudah pernah kawin, Akte Cerai harus dilegalisir oleh Kementerian Hukum dan HAM dan Kemenlu serta Kedubes Perancis di Jakarta
  4. Surat izin Orang Tua yang menyatakan persetujuan anaknya menikah di Perancis dan dikeluarkan oleh Keluaran setempat. (tidak diperlukan bagi yang telah cerai).
  5. Fotokopi paspor Indonesia dan atau Carte de séjour
  6. Fotokopi bukti tempat tinggal calon suami/istri WN Perancis ( EDF, Gaz dll)
  7. Fotokopi paspor / ID calon suami/istri WN Perancis
  8. Surat Keterangan Pekerjaan calon suami/istri WN Perancis dari tempat bekerja
  9. Berdasarkan butir di atas, KBRI akan mengeluarkan Certificat de Coutume, dengan biaya 15€ (lima belas euros).
  10. Masa proses : 5 hari kerja.
tambahan keterangan : untuk pembayaran dengan cek a/n : Ambassade d’Indonésie.

Biar lebih afdol, ini dia keterangannya di website KBRI Paris Perancis klik di sini

Sekian dulu yaaa... Good luck!! ^_^

06 September 2015

Bisakah ATM dan kartu kredit BCA mu dipakai di Luar Negeri?

Kamu mau ke luar negeri?
Mau sekolah? Jalan-jalan? Ketemu camer? Belanja belinji? wanna maximize your CC?

Pertama-tama, selamat ya ^_^ ..
Second.. Sudah siapkah kartu plastikmu di pakai di LN?

*Pengalaman pertama kali aku ke LN, tahun 2012an, kartu ATM paspor BCA ku ga mau di pake ngambil duit di luar negeri. Sedih deh  :'(


So begitu aku balik ke Yogya, langsung aku ke kantor BCA dan minta bantuan mbak CS..
Aku bilang kartu ATM BCA ku mau ku pakai tarik tunai di luar negeri. Sama si embak dilakukanlah suatu perubahan di komputernya... dan tadaaa..
Embak CS bilang "besok lagi sudah bisa dipakai tarik tunai di ATM luar negeri Bu. Yang berlogo Cirrus ya.. dan dikenakan biaya penarikan (kalo ga salah inget) Rp 25.000 per penarikan."

So misal di Malaysia, mau ambil RM 50 atau RM 250, biayanya tetep Rp.25.000
Mau ambil uang di atm di Eropa 50 euro atau 500 euro, sama aja kena biaya Rp. 25.000

Dan mumpung di kantor BCA, sekalian aja aku pastikan ke mbak CSnya kalau kartu kredit BCA ku bisa ku pakai di luar negeri. Punyaku master Card. Aku lupa-lupa inget, si embak hanya ngecek aja di komputernya dan tidak melakukan perubahan apapun..tau-tau.. "Bisa bu.. kartu kreditnya bisa di pakai di LN"

dan setelah itu.. senyum mengembang.. lancar jaya! ATM dan Kartu kredit dipakai di mana-mana oke punya! ^_^
(Tested in Singapore, Malaysia, Thailand, Qatar dan Perancis)

Tips : aku jarang tarik tunai di ATM luar negeri. Kalau mau belanja atau makan di mall luar negeri, lebih baik pakai kartu kredit saja. Kenapa? Kalau bayar belanjaan pakai CC, biasanya nggak kena biaya. Kalau ambil uang cash di ATM kan kena charge. Iya kalo ambilnya hanya 1 kali.. kalo ambilnya 50 kali? kan jadi banyak tu, charge-nya

So, untuk pertanyaan "bisakah ATM BCA dan kartu kredit BCA dipakai di luar negeri?" jawabannya adalah BISA.
Tapi untuk kartu ATM, saranku di laporkan dulu ke BCA bahwa mau di pakai di LN, supaya bank bisa buka fasilitas tarik di LN.


- Based on pengalamanku pakai kartu ATM BCA dan Kartu kredit MasterCard dari BCA juga
- Ada tempat2 yang kalau bayar pakai kartu kredit kena charge 2,5-3%